Membuat Droplet Server di Digital Ocean

Jadi mungkin Anda sudah bosan dengan keterbatasan shared hosting, tetapi kadang kita mau naik paket ke Virtual Private Server(VPS) harganya juga tidak masuk akal. Selain itu Anda juga sudah memahami bagaimana menginstall LAMP server sendiri. Dari sanalah timbul ingin punya server sendiri yang murah sehingga bisa di kelola sendiri. Tapi dimana?

Salah satu tempat yang paling sering disarankan oleh teman-teman developer adalah Digital Ocean.Mereka menyewakan cloud server dengan rate yang cukup murah dibandingkan dengan perusahaan hosting pada umumnya, yaitu 5 dolar per bulan all in(disk dan juga bandwidth). Terlebih, Anda tidak perlu memiliki credit card untuk memulainya, Anda bisa meminta teman Anda membayarkan feenya via Paypal.

Dalam tutorial kilat ini, saya akan memperlihatkan bagaimana Anda bisa membuat droplet(sebutan VM server) di Digital Ocean dan melakukan remote SSH dengan Putty di Windows OS. Maka dari itu, Anda sebelumnya harus memiliki Putty di komputer Anda, Anda bisa mendownloadnya dialamat: https://www.chiark.greenend.org.uk/~sgtatham/putty/latest.html

Yang dibutuhkan dalam tutorial ini, pastinya Anda telah mendaftarkan diri di Digital Ocean dan sudah memiliki Saldo yang cukup (minimal US$ 5) untuk memulai droplet dan 2 program tools yang akan Anda butuhkan yaitu Putty(utama) dan PuttyGen, atau Anda bisa mendownload versi package installer-nya kalau malas download satu-per satu.

Okey, kita mulai, pastinya klik tombol “Create Droplet” di kanan atas.

Kemudian di halaman berikutnya, di bagian paling Atas, Anda diminta memilih OS yang akan Anda gunakan, total 6 OS yang cukup common di dunia server. Tutorial ini saya akan menggunakan Ubuntu 16.04 LTS(Anda bisa menggunakan versi lainnya dengan  mengeklik nomor versi-bya).

Kemudian pastinya, pilih ukuran, saya akan menggunakan paling “murah” hehehe.

Region adalah tempat server Anda nanti ditempatkan, Digital Ocean memberikan beberapa opsi untuk Anda.

Apabila Anda membutuhkan storage lebih(dari yang tertera pada ukuran paket), Anda bisa menambahkannya kemudian(tanpa perlu upgrade ukuran). Hanya saja apabila Anda hendak menambahkannya kemudian, penambahan storage ini tidak tersedia di semua region, untuk sementara hanya tersedia di region: FRA1, NYC1, SFO2 and SGP1.

Skip bagian Additional options untuk sekarang. Berikutnya kita akan memilih SSH Key yang akan kita gunakan untuk melakukan remote SSH. Apabila Anda belum memiliki SSH key yang tersimpan di Digital Ocean, Anda dapat menambahkannya. Klik tombol New SSH key.

Sekarang buka PuttyGen karena kita butuh program itu untuk membuat key-nya.

Klik tombol Generate, arahkan kursor mouse ke dalam kotak key di atas tombol, dan gerak2an sampai meter penuh dan Key Anda terbuat.

Anda bisa mengisi koneksi password pada isian Key Passphrase. lalu klik tombol Save private key untuk menyimpan file private key yang kita akan gunakan setiap kali kita melakukan remote SSH.

Copy semua text di dalam kotak dan paste ke dalam text area di popup dialog di Digital Ocean.

Masukan nama dan kemudian klik Add SSH Key.

Langkah berikutnya, berikan nnama ke droplet yang Anda buat, lalu klik Create. Tunggu sampai proses selesai, sampai IP Public server Anda muncul.

Server Anda telah berhasil dibuat, kini saatnya Anda me-remote server Anda dengan SSH. Maka dari itu bukalah Putty, masukan IP public Anda di kolom Host Name(or IP addres).

Setelah itu buka menu Connection => SSH => Auth. Pada kolom Private key…. browse pkk hasil dari Puttygen yang kita simpan tadi.

Setelah dipilih, Klik Open untuk memulai koneksi SSH.

Saat pertama kali mungkin Anda akan dihadapkan pada pertanyaan saat hendak melakukan koneksi, jawab yes untuk melanjutkan koneksi.

Ketika Anda terhubung, Anda akan ditanya user account Anda, masukan root(untuk Ubuntu), kemudian tekan enter.

Tergantung apakah Anda mengisi isian “Passphrase” atau tidak, mungkin Anda akan ditanyakann Passphrase setelah Anda memasukan username Anda.

Apabila tidak, apabila Anda mendapatkan tampilan seperti berikut, tandanya Anda telah berhasil me-remote server droplet Anda menggunakan SSH.

Okay… selesai semua runttutan langkah-langkah pembuatan droplet server di Digital Ocean. Selanjutnya Anda dapat mengikuti guide saya lainnya: