Gardening logs

Bosan di rumah? yes… semenjak pandemi ini merajalela, sungguh bosen di rumah. Oleh karena itu saya mencoba hobby baru, berkebun.

YA BERKEBUN.

TBH ini adalah hobby yang sudah lama sekali terkubur…. tepatnya semenjak saya meninggalkan rumah ortu untuk merantau(SD kelas 6, SMP saya sudah merantau sehingga ga bisa melakukan hobby ini).

Tantangan yang saya hadapi adalah minimnya lahan di rumah Jakarta ini. Ya, jangankan lahanya minim. Tanah saja tidak ada di rumah saya, semua sudah tertutup keramik dan beton hahahaha….

Hanya saja ternyata memang perkembangan informasi dan teknologi pertanian emang sudah jauh banget dari jaman muda dulu ya. Jadi sekarang saya hendak mencoba menggunakan metode hidroponik.

Sayangnya kebanyakan orang menggunakan hidroponik untuk sayuran(terutama kayak selada, kangkung dan pakchoi…. banyak sekali tutorialnya di youtube), dan saya orang yang tidak bisa makan sayuran. Alih-alih akhirnya saya memutuskan untuk menanam bahan makanan yang sering saya pakai saja yaitu cabe (keriting dan rawit) kemudian saya juga mencoba menanam tomat.

Karena mungkin tidak bisa menggunakan metode NFT dan DFT terutama karena jenisnya buah dan pastinya akarnya terlalu banyak untuk metode pipa NFT/DFT(Walau ada yang bisa juga diakalin), saya memutuskan menggunakan metode lain, yaitu dutch bucket system.

Sejauh ini saya baru dalam kondisi penyemaian sejak 1-2 minggu lalu.

6 Jun 2020

Mulai semai di rockwool:2 x cabe rawit gede

  • 2 x cabe rawit gede
  • 2 x cabe rawit kecil
  • 3 x cabe merah keriting
  • 2 x tomat
  • Segerombolan daun mint

9 Jun 2020

Tomat mulai tumbuh tunas, bijih mint mulai pecah dari cangkangnya.

Tunas tomat
Benih mint